Login

Lupa password?

Similar topics
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 16 pada Sat Jul 06, 2013 12:55 pm
Poll
Latest topics
» Hello...Minna san~
by choushirou kurogeha Fri Apr 03, 2015 3:18 pm

» Shiritori~!
by Arthady Kimaru Wed Aug 03, 2011 8:23 am

» No Rules Require
by Arthady Kimaru Wed Aug 03, 2011 8:23 am

» Sketching around
by Arthady Kimaru Thu Jul 21, 2011 9:53 am

» Absence Absence XD
by Arthady Kimaru Thu Jul 21, 2011 9:52 am

» [Comment] Einsamkeit (Loneliness)
by Arthady Kimaru Thu Jul 21, 2011 9:49 am

» Let's Fangrilling!
by Arthady Kimaru Thu Jul 21, 2011 9:48 am

» Rikka here
by Arthady Kimaru Thu Jul 21, 2011 9:45 am

» [2nd Chara] Shion Runettes - 2 SMP
by Wilhelm Runettes Mon Oct 18, 2010 9:42 pm

Affiliates
free forum

Fatalite Photobucket affiliates image forumotion NeverworldNabari no Ou

[O][Lim] Walk in Town

Go down

[O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 1:25 pm

Timeline :Hari minggu
Terbatas hanya untuk 4 orang selain Ryu...^ ^
---------------------------------------

Ryu berjalan santai di tengah kota , mulut sibuk mengunyah permen karet rasa mint favoritnya.Ryu baru saja pulang dari rumah sakit. Di rumah sakit ia baru saja membantu menyembuhkan pasien atas permintaan rumah sakit. Lumayan ia mendapat uang saku tambahan serta pengalaman baru.

Ia memandang berkeliling, feelingnya mengatakan ada sesuatu yang aneh.

Apakah ada orang yang mengikutinya atau hanya perasaanya saja. Mungkin saja Ryu terlalu kelelahan karena terlalu banyak bekerja?

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 2:12 pm

Firiel berlari-lari mengejar sosok tubuh seorang lelaki yang sudah sangat familiar di kedua mata merahnya. Ia tersenyum--sebenarnya lebih tepat disebut menyeringai. Dari sorot kedua matanya tampak memancar aura kejahilan yang dimiliki gadis satu ini.

"Hhihihi.." tawa kecilnya memenuhi udara di sekelilingnya diikuti oleh lambaian rambut panjang berwarna peraknya.

Lalu semakin dekat Firi dengan sosok lelaki tersebut, tiba-tiba kedua kakinya melayang di udara, melesat dengan cepat diikuti dengan acungan kedua tangannya. Semakin dekat, semakin dekat, hingga,

"Ayo tebak! Siapa aku? Siapa aku?" serunya agak menyamarkan suara sambil menutup kedua mata Ryu, cowok yang ia kejar tadi, dengan kedua tangan mungil dan mulusnya dari belakang Ryu.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 2:17 pm

"Aku tidak tahu siapa kau."

Ryu kemudian menggunakan kekuatan Painnya , ia memberikan rasa sakit . Namun masih dengan efek kecil. Dan karena korban menyentuh tubuhnya maka efek yang dirasakan pasti lebih besar. Mungkin setara dengan memar .

"Nah sudah mau melepaskan tanganmu nona Firi."

"Atau perlu kuberikan sesuatu yang lebih baik lagi?"

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 2:27 pm

Tiba-tiba saja Firi merasakan sakit yang cukup menyakitkan seperti menyiram luka dengan alkohol, okay, tidak separah itu mungkin. Namun rasa sakitnya itu cukup untuk membuatnya secara refleks tersentak dan menjauhkan tangannya dari Ryu. Firi menggembungkan kedua pipinya sambil meniup-niup tangannya yang terasa sakit.

"Aww! Kau jahat Ryu! Padahal kan aku cuma bermain.. Tapi kenapa kau menyerangku?!" keluhnya kesal.

Ia lalu menciptakan banyak sekali balok berukuran 1m x 1m x 1m tepat di atas Ryu, kemudian memperbesar medan gravitasi di sekitar balok-balok tersebut sehingga menghasil gerak jatuh bebas yang memiliki usaha sangat besar, menimpa tubuh Ryu.

"Ukkh~ sekarang kita impas ya!"

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 2:38 pm

"Siapakah yang memulai terlebih dahulu."

Ryu tertimpa dengan tumpukan balok es. Lumayan sakit . Ryu kemudian keluar dari tumpukan es tersebut.

"Lihat apa yang kau perbuat."

Ryu mengalami beberapa goresan di tangan dan kakinya bahkan di ppiinya da sebuat memar. Kontan kemeja putih dan celana hitamnya robek serta menyerap darah Ryu.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 2:56 pm

Firi menyilangkan kedua tangannya di dadanya. Mengetuk-ngetuk telapak kaki kanannya ke tanah sambil menggembungkan pipinya. Kedua alisnya mengerut karena kesal. Seketika itu juga, balok-balok es yang menimpa Ryu menghilang.

"Jangan pura-pura, kau 'kan bisa menyembuhkan dirimu sendiri. Aku yakin luka-luka seperti itu tak ada apa-apanya buatmu." ucapnya dengan tegas dan menghina.

Firi dan Ryu memang tidak pernah akur. Terutama karena memang Firi yang suka mencari-cari masalah.

"Hhihihi.." tawanya agak sedikit mengejek. "Kau terlihat seperti mr. zombie kalau berlumuran darah seperti itu!" ejeknya sambil mengacungkan jari telunjuknya pada cowok itu.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 3:11 pm

"Kau pikir aku bisa seenaknya menyembuhkan?"

"Tidak semudah itu nona, kekuatan besar harus dibayar dengan pengorbanan yang besar juga."

Ryu mulai merasakan sakit melanda tubuhnya. Darah segar menetes keluar semakin lama semakin banyak. Apa artinya jika luka seperti ini jika ia menyembuhkan dengan kekuatannya dan akan memakan usianya. Semakin banyak menggunakan semakin memperpendek usianya , pain hanya bisa memperpanjang sedikit umurnya karena ia bisa mentranferkan rasa sakit tersebut.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 4:10 pm

Firi menatap Ryu yang tampaknya kesakitan tersebut dengan tatapan tak percaya. Namun melihat Ryu yang tampaknya menderita, Firi lama-lama merasa bersalah juga. Ragu-ragu, ia mendekati Ryu yang berlumuran darah.

"Ka-Kau nggak apa-apa? Anu.. Ma-Maaf ya.. Aku tak bermaksud.." tanpa basa-basi lagi Firi segera menciptakan alkohol, obat merah, perban, kain kasa beserta plester. Ia lalu membersihkan luka-luka Ryu dengan alkohol, tanpa meminta izin dari yang punya tubuh tersebut. Dengan cepat ia segera mengolesi kain kasa dengan obat merah dan menempelkan potongan-potongan kain kasa tersebut pada luka-luka Ryu dengan plester. Setelah selesai semua, ia menghela nafasnya.

"Selesai! Sekarang sudah nggak apa-apa. Biarkan protein fibrinogen dalam darahmu untuk menjalankan tugasnya." ucapnya sambil tersenyum manis.

"Tapi rasanya lucu juga ya, mengobati orang yang punya kekuatan healing!" lanjutnya berseru.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 4:24 pm

"Tidak perlu repot - repot .Aku punya sesuatu yang lebih baik daripada itu." Ucap Ryu setelah Firi membalut bagian tubuhnya yang terluka.

Ryu mengambil telepon dari kantung celananya. Ia memerintahkan pegawainya untuk mengirimkan With. Dalam hitungan detik setelah Ryu menelpon with datang dengan kantung kecil di lehernya tentu saja dengan berteleportasi.

"Good job With." Ucap Ryu sambil mengelus kepala With , ia kemudian mengambil kantung berwarna cokelat itu dan membukanya. Didalam kantung tersebut ada beberapa kapsul . Ryu mengambil salah satu dan meminumnya.

Kapsul tersebut merupakan produk terbaru yang dikembangkan oleh perusahaan Rheindhardt , hanya segelintir orang yang bisa memakainya. Efeknya adalah dapat menyembuhkan penyakit luar dalam waktu 2 menit. Sedangkan untuk peyakit dalam membutuhkan waktu 5 menit.

Setelah itu Ryu menyemprotkan gas dari tabung kecil ke tubuhnya, tabung tersebut biasa ia bawa kemana-mana dalam kantungnya , gas tersebut berisi pakaian sintetis yang juga merupakan salah satu penemuan terbaru di abad ke 31 ini. Setelah gas tersebut menghilang pakaian Ryu kembali seperti semulai, kemeja putih dan celana panjang utuh dan masih baru.

"Nah sekarang sudah beres, tinggal menunggu lukaku sembuh. Jadi kau tidak perlu repot-repot nona Firi."

"With terima kasih ya." ucap Ryu sambil mengelus kepala with yang kini berada di pundaknya.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 4:59 pm

Firi kembali cemberut ketika melihat semua yang terjadi di depan matanya. Tentang teknologi-teknologi modern yang dapat menyembuhkan luka. Sepertinya keluarga Rheindhardt menguasai pasar iptek, berbeda dari keluarganya yang menguasai politik.

Namun bukan itu yang membuat Firi kesal.

"Kau itu ya.. Setelah apa yang telah kulakukan untukmu, perban dan obat merah itu, kau sama sekali tak mengucapkan kata terima kasih sedikit pun padaku!! Malah mahluk aneh itu.. Uggh.. Dasar.. Orang yang tidak menghargai usaha dan niat baik orang lain itu menyebalkan!!! Aku benci kau!!!" teriaknya hingga wajahnya memerah.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Tue Dec 29, 2009 5:10 pm

"Maafkan aku. Tapi bukankah kau penyebab aku terluka?"

"Yah , bagaimanapun terima kasih."

"Dan satu hal lagi With bukan mahluk aneh ia adalah peliharaanku dan kakekku. Hanya ada satu di dunia ini."

"Kyuuu...."

Ryu kemudian bangkit bediri dan merapikan bajunya yang sedikit kusut. Orang -orang mulai memperhatikan mereka, menganggap ada tontonan yang seru. Mungkin lebih baik Ryu dan Firi pergi dari sini.

"Kau mau makan apa? Biar kutraktir . "

Ryu tersenyum sambil mengelus kepala With . With memang sangat manja terhadap Ryu dan kakeknya , Ia merupakan hasil dari percobaan creator perusahaan Rheindhardt , DNA-nya sengaja dirahasiakan agar tidak ada yang bisa membuat kopiannya. "With , kau juga lapar ya.. "

"Kyyuu..."

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Tue Dec 29, 2009 7:09 pm

Firi masih cemberut ketika Ryu mengatakan bahwa ia terluka bagaimana pun adalah salahnya; salah Firi. Secara teknis, memang, tetapi bukanlah Ryu juga bersalah karena sudah memberinya rasa sakit pada kedua tangannya saat ia menutup kedua mata cowok itu? Firi hanya menggeleng, Ryu terlalu keras kepala untuk didebati.

"Oh yeah, whatever, and you're welcome." balasnya ketika Ryu mengucapkan rasa terima kasih yang agak dipaksakan padanya.

Kemudian Ryu mengenalkan With, mahluk aneh yang bertengger di pundak cowok itu. Kedua mata merah Firiel menatap mahluk itu. It's so damn cute! Ia mengakuinya. But still, she didn't give a shit 'bout that cute-thingy. Firi hanya menatapnya dan menatapnya tanpa ada maksud tertentu. Hingga akhirnya Ryu mengatakan sesuatu padanya.

"Traktir? Hooray! Aku mau! Aku mau cream soup dan waffle sundae!" serunya girang sambil berjalan mendekati Ryu.

Firiel memang lemah dengan kata 'traktir'.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Resha F. Aslveria on Tue Dec 29, 2009 11:15 pm

Satu dan dua. Anggaplah ada dua massa yang menarik perhatiannya saat itu, dari kejauhan gadis ini hanya melihat kearah adegan drama klasikal yang sering dimainkan dengan potongan-potongan adegan kehidupan sehari-hari. Pasangan suami istri, melihat hal tersebut dirinyapun hanya dapat mengembangkan senyuman diwajahnya. Dua orang yang memiliki ikatan yang menarik sebenarnya, perlu disegani tapi tidak cukup untuk ditakuti sebenarnya. Ah, terkadang peduli dengan segala hal yang dinamakan teori, praktek jauh lebih menyenangkan bukan. Membenarkan posisinya saat itu dan berdiri mendekati mereka berdua, cukup sesi mengamati saatnya dirinya untuk mendekatinya.

Lagipula tidak ada salahnya bukan untuk ditraktir.

“Kudengar kata traktir, tidak keberatan bukan kalau kau mentraktirku juga eh? Tuan Noble.”

Sesungging senyuman ramah menghiasi wajah dari gadis ini, jangan tanya kenapa dirinya dapat mengetahui semua pernyataan yang dikeluarkan oleh mereka saat itu dari kejauhan dan dirinyapun hanya tersenyum ramah kepada diri mereka. Tidak ada kesan dan pesan yang buruk dari dirinya bagi mereka namun dirinya cukup tertarik kepada mereka berdua.

“Jadi—tidak keberatan bukan kalau aku mengganggu kencan kalian?”

Senyum.

Resha F. Aslveria

Posts : 37
Join date : 24.12.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Wed Dec 30, 2009 6:03 am

" Baiklah berarti tujuan sudah ditetapkan."

" Kita pergi ke restoran perancis saja." Lanjut Ryu. Ia kemudian menelpon kembali pegawai di rumahnya dan menyuruh memesan tempat di restoran perancis di fatalite ini.

Mendengar suara gadis lain yang berbicara kepadanya kontan Ryu menoleh untuk melihat wajahnya. Gadis yang sudah ia kenal biarpun hanya lewat lembaran kertas. Resha F Aslveria, salah seorang noble atau bangsawan juga. Dengan posisinya sebagai wakil understaff tentu sangat mudah untuk mendapatkan semua data itu.

"Tentu saja boleh, Resha. Iyakan With? "

"Kyuu."

Ryu mengelus kembali kepala hewan kesayangannya itu.

" Lagipula kami tidak sedang kencan ."


Terakhir diubah oleh Rheindhardt tanggal Wed Dec 30, 2009 6:59 am, total 1 kali diubah

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Wed Dec 30, 2009 6:34 am

Firiel hanya tersenyum simpul saja saat mendengar keputusan Ryu untuk mentraktirnya di restoran Prancis. Ia tidak menolak, tentu saja, siapa sih yang tak suka ditraktir oleh orang lain? Apalagi orang lain itu adalah seorang bangsawan yang notabene merupakan orang-orang berkantong sangat tebal.

Aneh terdengarnya apabila mengetahui bahwa seorang Firi yang juga adalah berasal dari keluarga bangsawan kaya dan sangat berpengaruh dalam pemerintahan dunia, masih terlihat sangat senang untuk ditraktir orang lain. Pertanyaannya adalah, bukankah dia berkantong tebal juga? Apa untungnya bagi dia dengan diraktir orang lain yang--dengan catatan--adalah musuhnya?

Kadang manusia memang sulit dimengerti.

"Okay, dimana pun juga nggak masalah! Asal aku memang benar-benar ditraktir!" serunya girang dengan senyuman yang lebar.

Lalu tiba-tiba saja dirinya dan Ryu kedatangan seorang gadis yang ia kenal sebagai seorang bangsawan dari keluarga Aslveria. Firi hanya menatap gadis yang tampaknya juga ingin ditraktir oleh Ryu. Instingnya mengatakan ada seorang musuh lagi yang datang mendekatinya.

Yeah, Firiel menganggap semua bangsawan selain The House of Matherlance adalah musuh; itulah yang diajarkan oleh The Duke of Matherlance padanya.

"Oh, kau Resha kan? Kalau mau ayo ikut dengan kami!" serunya antusias, menyembunyikan rasa permusuhannya.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Resha F. Aslveria on Wed Dec 30, 2009 11:13 am

Senyum.

Melihat kearah dua bocah yang menarik itu, dirinya masih terlihat tenang dengan semua hal tersebut. Mendengarkan setiap perkataan demi perkataan yang keluar dari mulut mereka. Dirinya hanya mengamati kedua orang itu dengan tatapan datar dengan sedikit senyuman diwajahnya, mencoba untuk mengikuti suasana ditempat itu. Lagipula juga ditraktir tidak ada salahnya bukan? Dan lagipula tampaknya intepretasinya terhadap mereka terlalu dianggap serius, oh jangan terlalu serius kalau tidak ingin menjadi cepat tua.

“Ah—maaf kalau begitu aku pikir kalian sedang kencan.”

Melirik kearah gadis yang tampaknya begitu—senang terhadap dirinya, dirinya tidak dapat berkomentar banyak saat itu. Melangkahkan dua langkah mundur dan melihat kearah mereka berdua, dua orang noble dengan kepribadian serta keunikan yang berbeda. Patut untuk diteliti, membiarkan kedua tangannya itu bergerak bebas saat itu dan melangkah dua maju lagi. Kembali ke posisi semulanya, mengerjap sekali.

“Kalau begitu—silahkan pimpin jalan—nona Matherlance…”

Senyum.

Resha F. Aslveria

Posts : 37
Join date : 24.12.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Wed Dec 30, 2009 11:29 am

"Baiklah kalau begitu ayao kita jalan sekarang. "

Ryu ,melihat peta 4 dimensi yang baru saja dikirimkan ke Handphonenya oleh salah satu pegawai dirumahnya. Letak restroran tersebut tidak terlalu jauh dari tempat mereka berada. Hanya sekitar 150 meter.

"Kami tidak pacaran, lagipula aku dan Firi hanya kebetulan ketemu disini."

"Resha sendiri sedang apa di kota ? " Tanya Ryu sambil jalan didepan mereka, karena belum tentu Firi dan Resha mengetahui restoran yang mereka tuju. Ryu bahkan juga tidak tahu nama restoran tersebut yang ia tahu hanya itu adalah restoran perancis.

"Oh ya, kalian tidak keberatan kalau kita jalan kaki ke restoran tersebut? Kalau keberatan akan kupanggilkan supir."

Biasanya yang namanya gadis pasti tidak suka berjalan kaki, apalagi gadis bangsawan yang kemana-mana minimal pasti menggunakan mobil yang harganya mencapai belasan digit. Biarpun ada segelintir gadis yang tidak keberatan dengan berjalan kaki, tapi Ryu belum mengenal mereka bukan. Jadi lebih baik ia tanyakan terlebih dahulu.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Wed Dec 30, 2009 12:33 pm

Firiel menatap Resha dan Ryu bergantian dengan kedua mata berwarna merahnya. Warna mata merah adalah ciri khas dari keluarga Matherlance yang diturunkan langsung oleh The Duke of Matherlance. Mungkin agak sedikit menyeramkan bila ditatap oleh sang Crimson Orbs seperti ini. Namun sorot mata yang dipancarkan gadis satu ini adalah sorot mata yang lembut dan menenangkan hati.

Who knows? Jika tatapan lembut itu sebenarnya adalah topeng yang menyembunyikan niat busuk yang sebenarnya dari seorang gadis mungil pewaris utama keluarga Matherlance.

"Ah! Aku sama sekali nggaak pacaran sama cowok menyebalkan satu ini! Asal Resha tahu saja.. Ryu itu homo! Jadi, meskipun dewi fortuna atau bahkan ayahku merestui hubungan kami, sampai mati pun aku nggak mau sama dia!" seru Firi tegas sambil menunjuk ke arah Ryu dan menjulurkan lidahnya.

Benar, sampai kapan pun Ryunichirou Rheindhardt adalah musuh Firiel, dan hal itu takkan pernah berubah.

"Berjalan kaki? Hmm... Aku sih tak masalah. Aku sudah biasa kok. Kalau kau Resha?" jawabnya santai sambil menatap sang gadis bangsawan di sebelahnya--yang tampaknya agak sedikit canggung dengan antusiasmenya.

Firiel jadi ingat, semasa dirinya masih berada di mansion utama keluarga Matherlance, ia selalu dianiaya oleh semua anggota keluarganya, kecuali ibunya, ayahnya, dan kakak laki-laki dari istri ke-3 ayahnya. Bahkan ketika mereka akan menghadiri pesta ulang tahun salah seorang putra bangsawan di Inggris, hanya dia yang diam-diam ditinggal oleh saudara-saudaranya yang menganiayanya. Sehingga mau tak mau ia harus berjalan kaki--sebenarnya terbang--untuk menuju rumah keluarga bangsawan tersebut agar ayahnya tak mengetahui apa yang diperbuat oleh saudara-saudaranya.

Lagipula, ia lebih suka terbang daripada naik mobil, karena tentunya jauh lebih cepat.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Resha F. Aslveria on Wed Dec 30, 2009 1:47 pm

Sangkalanpun dilontarkan oleh gadis tersebut.

Senyuman diwajah gadis itu tidak menghilang, hanya sebuah tatapan sekilas menggerling kearah mereka berdua. Memberhentikan pembicaraannya saat itu sejenak, homoseksual? Pemuda ini? Kau yakin nona? Hanya dapat menahan tawa gelinya terhadap reaksi yang diberikan oleh gadis tersebut. Ternyata gadis ini benci terhadap pemuda ini. Benar-benar cinta, tidak dapat disangkal untuk hal tersebut, lagipula sangkalan dari dua pihak terkadang membuat semua ini menjadi menarik bukan? Sekilas memandang keduanya dan tidak berbicara apapun.

Ya-ya-ya. Apapun kata kalian.

Setelah itu pemuda itupun menanyakan sedang apa dirinya dikota saat itu. Tidak terlalu banyak jawaban yang diberikan oleh gadis ini, menatap kedua matanya dan tersenyum sekilas.

Menemui dirimu…

Mungkin. Atau tidak—temukan jawaban itu sendiri bukan begitu? Tidak terlalu merespon akan jawaban-jawaban selanjutnya dari mereka berdua saat itu. Dirinya hanya tersenyum dan mengikuti saja alur yang ada ditempat itu, hanya mengangguk saja yang menandakan dirinya setuju dengan apa yang dikatakan oleh pemuda itu. Dirinya tidak keberatan untuk berjalan kaki, ditambah dengan gadis disebelahnya juga tidak keberatan untuk berjalan.

“Jadi tunggu apa lagi?”

Resha F. Aslveria

Posts : 37
Join date : 24.12.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Wed Dec 30, 2009 2:06 pm

"Quintz hanyalah sahabatku , lagipula biasanya kami bersama Adri juga. Jadi aku bukan homo"

Pembelaan dari Ryu , dia tidak suka disebut sebagai homo atau percintaan antara pria dengan pria. Apakah ia terlalu dekat dengan Quintz , rasanya tidak. Mungkin gadis bermata merah ini hanya tidak menyukai Ryu dekat dengan Quintz, karena tampaknya ia mulai suka dengan Quintz. Padahal Quintz merupakan sahabat Ryu dan hubungan Ryu dan Firi kemungkinan akan menjadi saingan di masa depan.

Tapi biarpun disebut saingan Ryu tidak berminat untuk menjadi leader, yang ia perlu lakukan hanya mempertahankan keluarga Rheindhardt . Jika ada yang berani menghancurkan ataupun menganggu maka Ryu tidak akan sedan-segan untuk menghabisinya , itulah yang telah ditanamkan oleh kakek Ryu sejak kecil. Mempersiapkannya untuk melindungi nama Rheindhardt. Namun ayah Ryu tidak hanya ingin mempertahankannya , ia ingin memajukan keluarga Rheindhardt dan membuatnya menjadi leader.

"OK , kalau begitu kita berjalan kaki."
=====================================
5 menit kemudian
Lokasi : Restoran perancis

Kini Ryu ,Firi dan Resha berada didepan restoran , eksterior dan interiornya termasuk kuno namun mewah. Restoran tersebut dapat dikatakan luas.

"Selamat dang tuan muda Ryu. Kami sudah menunggu anda." Sapa salah seorang yang menggunakan pakaian formal lengkap dengan dasinya.

Ketika Ryu dan dua orang yang akan ditraktirnya masuk kedalam yang tampak hanyalah meja kosong beserta dengan belasan pelayan. Mengapa restoran ini sepi. Dan tampaknya manajer itu emngerti dan langsung menjelaskan kepada Ryu.

"Tuan besar sudah memesan seluruh restoran ini untuk tuan muda beserta teman tuan muda."

"Dan kami menerima pesan agar tagihannya dikirim ke rumah anda sehingga anda tidak perlu membayar."

"Silahkan duduk di sebelah sini." Ucapnya dengan sopan sambilmenarik kursi untuk Ryu duduk . Hal tersebut dilakukan juga oleh dua orang pelayan lainnya.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Yuuto Tamano on Wed Dec 30, 2009 6:26 pm

Firi mendengar pembelaan dari Ryu yang sebenarnya memang terdengar sangat masuk akal; Ryu dan Quintz memang hanya berteman, tak lebih dari itu. Tetapi Firi yang lugu merasa risih dengan kedekatan yang terjalin di antara dua orang pria tersebut, seakan-akan tak ada celah bagi dirinya untuk dapat masuk di antara mereka berdua. Seakan-akan ia ditolak tanpa sempat menyadari perasaannya oleh sang kepala sekolah gila tersebut. Firi menggelengkan kepalanya, bermaksud menghilangkan apa yang sedang ada dalam pikirannya; tentang sang kepsek.

Lho? Tak ada salahnya kan untuk sekedar 'tertarik' pada seseorang yang umurnya terpaut lebih tua? Firiel kembali menggelengkan kepalanya.

"This is driving me crazy.." keluhnya bergumam sebelum ia melanjutkan langkahnya mengikuti Ryu menuju restoran Prancis yang katanya terkenal itu.

Sampai akhirnya mereka bertiga tiba pula di depan restoran Prancis yang tampaknya sudah dipesan oleh keluarga Rheindhardt. Firi hanya menghela nafas panjang saat mengikuti Ryu masuk ke dalam. Semuanya tampak sepi, tak ada siapapun pelanggan selain mereka bertiga. Lagi-lagi Firi menghela nafasnya dalam.

"Kau tahu, Ryu, ayahku bisa membunuhku kalau aku menghambur-hamburkan uang dan waktu beliau untuk suatu hal yang menurut beliau sama sekali tak berguna--persis sekali seperti apa yang sedang kau lakukan saat ini." ucapnya tiba-tiba setelah ia mengambil posisi duduk di kursi di sebelah Ryu.

Benar, terkadang ia merasa iri pada Ryu--dan juga noble lainnya, yang sepertinya sangat disayang oleh ayah kandung mereka masing-masing. Ayah Firiel, The Duke of Matherlance, tampaknya bukan tipe selunak itu. Firi tahu--menurut apa yang dikatakan saudara-saudaranya--bahwa beliau hanya menyayangi kekuatan Firi, bukan dirinya, dan melakukan itu untuk mencapai ambisinya semata--what he wants, he gets. Beliau mendidik Firi bagaikan mengasah senjata rahasianya, perlahan namun kasar. Firi lagi-lagi menghela nafasnya untuk menghilangkan pikiran negatif tentang ayahnya itu.

"Aku pesan ice cream sundae double size! Lalu cream soup!" serunya tanpa memedulikan bahwa saat ini ia sedang berada di restoran Prancis--ia tak peduli itu karena yang ia pikirkan saat ini adalah kedua makanan itu. Ia lalu menoleh pada Ryu dan Resha. "Kalian mau pesan apa?" tanyanya dengan senyuman yang lebar.

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

The Good Witch of The West and The Brave King of The East summoned a wise man and a poet, then traveled to an icy city. The end begins when the midday star falls from the sky.
Who is standing behind you?

Avatar: Firiel Evellyn Matherlance
avatar
Yuuto Tamano

Posts : 514
Join date : 23.12.09
Age : 25
Location : Bandung

Character sheet
Character name: Firiel Evellyn Matherlance
Class: Junior élève du secondaire / 3
SP: 10 | 10 | 7 | 6 | 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Resha F. Aslveria on Thu Dec 31, 2009 2:05 am

Satu kata untuk pemuda itu.

Minat, tidak ada kata-kata lain selain kata itu untuk mendeskripsikan dirinya. Lihatlah betapa kayanya dari keluarganya sampai-sampai minat mentraktir mereka semua. Noble belum berarti kaya, namun sebuah noble itu merupakan sebuah title yang berarti memiliki sesuatu kebangsaan yang mencerminkan suatu ciri khas dari sesuatu bukan? Seulas senyuman dikembangkan gadis ini setelah dirinya sampai ketempat yang dituju mereka.

Hanya mengikuti saja saat itu, duduk dan menikmati suasnaa ditempat itu.

Tidak ada yang dapat ia kerjakan ditempat itu selain makan, jadi tunggu apalagi? Lagipula si Matherlance itu juga sudah memesan makanan bukan? Membuka menu dan melihatnya.

“Oyster for me, thank you…”

Perlukah dirinya untuk berbicara lebih dari itu? Rasanya tidak.

Resha F. Aslveria

Posts : 37
Join date : 24.12.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Rheindhardt on Thu Dec 31, 2009 5:26 am

"Ayahku tidak peduli dengan diriku , yang memesan semua ini adalah kakekku."

Ya yang ada di pikiran ayah Ryu hanyalah bagaimana cara menjadi leader dunia tidak ada orang lain yang dipedulikannya. Ryu hanya diberikan sebagian kecil hartanya , hanya oleh kakeknya Ryu mendapatkan kasih sayang.

"Kakekku juga pasti sudah memesankan makanan bukan."

"Ya tuan muda. Ia memesankan Baby Back Ribs , dan kami diperintahkan untuk membuatnya tidak terlalu keras."

Yah seperti biasa menganggap Ryu anak kecil yang tidak bisa apa-apa bahkan sampai repot-repot untuk memesan restoran dan makanan untuknya. Biarpun tegas kakek Ryu terlalu menyayangi Ryu , mungkin sebgai ganti ketidakhadiran kedua orangtua Ryu.

"Dan maaf nona anda belum memesan minuman."

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -

Angel
or
Devil
Which side is He?
avatar
Rheindhardt

Posts : 832
Join date : 25.12.09

Character sheet
Character name: Ryunichirou Rheindhardt
Class: Junior élève du secondaire / 2
SP: STR = 10 DEF = 8 AGI = 9 INT = 10 INS = 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by choushirou kurogeha on Tue Mar 23, 2010 1:09 am

Restoran Prancis....adalah suatu hal yang tak biasa Quintz di restoran ini. Ia duduk di tempat eksklusif di sana,dan sedang memikirkan akan memesan makanan apa. Di hadapannya ada seorang gadis kecil yang manis,yang berwajah datar,Hazel adik Quintz. Sang adik lebih sibuk membaca buku daripada melihat-lihat menu. Urusan pesan memesan makanan ia serahkan pada sang kakak

"ok,hazel.....kau ingin pesan apa?" Quintz menatap hazel yang sibuk membaca buku. Hazel mnatap sang kakak sekilas dan membaca lagi

"Terserah Kakak saja..."jawab Hazel datar tanpa menatap Quintz sama sekali

"ok.....Pelayan" Quintz memanggil salah satu pelayan.
"Filet mignon 2......untuk desert sundae 1 dan Gateau chocolate 1..untuk minumannya,....." Quintz melirik Hazel

"Orange Juice"Kata Hazel

"Ok..Orange juice dan..... red wine..."Kata Quintz. Pelayan itu membungkuk hormat,lalu pergi. Quintz bersandar di kursi,menghela nafas

- + - + - + - + - fatalite - + - + - + - + -
avatar
choushirou kurogeha
Admin

Posts : 1122
Join date : 22.12.09

Character sheet
Character name: Quintz Schwartz
Class: Headmaster
SP: Str:10,DEF: 10,Agi: 10,INT: 9,INS:10

http://fatalite-city.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: [O][Lim] Walk in Town

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik